Faktor-Faktor Mempercepat Perkembangan Teknologi Komunikasi

Faktor-faktor yang mempengaruhi dan mempercepat perkembangan teknologi komunikasi, antara lain:

1. Munculnya Beragam Penemuan Teknologi Elektronika

Perkembangan teknologi komunikasi berjalan seiring dengan sejumlah penemuan teknologi elektronika pendukung komunikasi. Penemuan teknologi elektronika mendorong lahirnya penemuan teknologi komunikasi baru. Beberapa penemuan teknologi elektronika yang memiliki peranan penting terhadap perkembangan teknologi komunikasi, antara lain:

  • Penemuan vacuum tube oleh Thomas Alfa Edison yang pengembangannya dilakukan oleh Dr. Lee De Forest. Vacuum tube digunakan untuk memperkuat signal gelombang listrik dan radio seperti dalam pesawat radio dan telepon.
  • Penemuan transitor sebagai penyempurnaan dari vacuum tube. Transistor pertama dibuat oleh studi Bell Telephone Laboartories. Adanya transistor menjadikan radio, komputer dan peralatan elektronik lainnya dapat dibuat lebih kecil, lebih murah dan lebih portable. Transistor juga mengkonsumsi listrik lebih kecil dan tidak memerlukan waktu pemanasan operasi.
  • Penemuan integrated circuit (IC) oleh Jack Kilby dari Texas Instruments dan Robert Noyce dari Fairchild Camera. Integrated circuit merupakan perkembangan dari transitor yang mampu memuat ratusan transistor pada sebuah silikon sebesar kancing baju.
  • Penemuan komputer yang dibagi menjadi empat fase generasi. ENIAC dianggap sebagai komputer generasi pertama berukuran raksasa karena teknologi elektroniknya menggunakan  vacuum tube. Komputer generasi kedua telah menggunakan transistor dan bentuk fisiknya lebih kecil dari pada komputer generasi pertama yaitu merk UNIVAC 1107 dan IBM 1400. Komputer generasi ketiga (mini computer) telah memanfaatkan teknologi  integrated circuit sehingga bentuk fisik komputer semakin lebih kecil tetapi dengan kemampuan semakin meningkat. Dan terakhir komputer generasi yang menggunakan teknologi monolithic integrated circuit yaitu disatukannya jutaan transistor dalam satu chip oleh karenanya generasi keempat disebut sebagai komputer generasi microprocessor  (mikroprosesor).
  • Penemuan Satelit dimana ide tersebut dipaparkan oleh penulis fiksi sains Arthur C. Clarke dalam tulisannya Wireless World. Ide ini menjadi kenyataan ketika Jhon R. Pierce dari Bell laboratories mendemontrasikan kelayakan komunikasi ruang angkasa dengan menggunakan satelit awal ECHO dan TELSTAR. Sementara pada tahun 1957 Uni Sovyet meluncurkan satelit SPUTNIK yang disusul oleh Amerika dengan pengorbitan satelit komunikasi geosynchronous yang pertama yaitu SYNCOM 2. Pada awalnya satelit komunikasi hanya berfungsi pasif artinya hanya sekedar memantulkan signal-signal gelombang radio dari bumi untuk dipancarkan kembali ke berbagai daerah ( cover age area ) yang luas. Tetapi kini satelit berfungsi aktif sebagai alat pemancar yang mampu menjangkau daerah yang lebih global.

2. Munculnya Masyarakat Informasi

Melody (1990:26-7) menggambarkan masyarakat informasi sebagai mereka yang telah menjadi tergantung pada jaringan informasi elektronik yang rumit serta aktivitas komunikasi. Ciri utama dari masyarakat informasi yaitu peningkatan pesat dalam produksi dan arus informasi, sebagian besar karena dampak berkurangnya ongkos karena sistem komputerisasi (Van Cuilenburg:1987). Masyarakat informasi memandang bahwa informasi dianggap sebagai komoditas yang berharga / ekonomis dan sumber strategis. Mereka yang membutuhkan informasi tidak enggan membeli teknologi komunikasi karena dianggap sebagai investasi. Semakin banyak informasi yang dibutuhkan seorang individu maka ia membutuhkan teknologi komunikasi yang canggih pula.

3. Industrialisasi Teknologi Komunikasi.

Teknologi komunikasi dianggap sebagai produk dari indutrialisasi dan diciptakan secara massal dalam jumlah sangat banyak. Teknologi memiliki prospek bisnis dan menjanjikan jumlah keuntungan yang berliat. Industrialisasi teknologi komunikasi memerlukan dan sekaligus melahirkan masyarakat teknologi yang mengutamakan kebudayaan profesionalisame, yaitu mengutamakan prinsip keahlian, otoritas, otonomi, autensitas dan integritas.

4. Perkembangan Sosial Budaya (determinasi budaya)

Perkembangan teknologi komunikasi berjalan seiring dengan perkembangan sosial budaya masyarakat (determinasi budaya) dan mengikuti perkembangan teknologi (determinasi teknologi).Teknologi komunikasi selalu membawa perubahan sosial terhadap masyarakat, sebagai contoh hadirnya situs media sosial telah melahirkan masyarakat berjejaringan. Van Djik (1999) menyatakan bahwa masyarakat modern sedang dalam proses menjadi masyarakat berjejaringan yaitu sebuah bentuk masyarakat yang secara meningkat mengatur hubungannya dalam jaringan media yang berangsur-angsur menggantikan atau melengkapi jaringan sosial melalui hubungan secara langsung (face-to-face).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s